Waduh, Tiba-Tiba Laga Penutup Tsunami Cup Terancam Dibatalkan



Pertandingan terakhir turnamen Aceh World Solidarity Cup 2017 yang sejatinya bakal digelar hari Rabu, (6/12/2017) terancam gagal dilanjutkan. Tak lain karena alasan cuaca ekstrim yang terus menerus melanda daerah Aceh.


Hal itulah yang juga sudah disepakati oleh keempat negara peserta dalam acara rapat dadakan yang diadakan oleh panitia pertandingan. Pertimbangannya yaitu jika dalam laga penutup hujan deras dan juga air terus menggenangi lapangan seperti dua laga diawal, dilansir dari Bolasport.com (5/12/2017).


Kondisi lapangan dari Stadion Harapan Bangsa yang tak cukup baik dalam segi kualitas dan juga drainase kerap membuat air tergenang saat hujan deras melanda, sehingga membuat lapangan penuh dengan lumpur.


Pertimbangan lainnya yaitu dengan kondisi buruknya lapangan para pemain rentan dengan cidera saat berlaga di lapangan. Terbukti dengan cideranya beberapa pemain peserta turnamen ini.


"Kami akan berusaha untuk secepatnya memperbaiki lapangan, tetapi kami takmendapat cahaya matahari," Ujar perwakilan panitia Tsunami Cup, Demis Djamaoeddin.


Namun begitu, pertandingan perebutan trofi juara yang mempertemukan antara Indonesia melawan Kirgizstan tetap diusahakan untuk digelar pada Rabu (6/12/2017) sore hari, pukul 16.00 WIB.


Sementara laga Brunei Darussalam melawan Mongolia yang berpotensi besar ditiadakan, karena keduanya tak akan berpengaruh dimana sama-sama gagal merebut juara turnamen.


Tak perduli bagaimana pun keadaannya lapangan nanti, Indonesia harus berusaha untuk memenangkan pertandingan demi mengangkat trofi Tsunami Cup 2017. Akan tetapi, para pemain juga harus berhati-hati dalam berlaga mengingat cidera sangat rentan dan diusakan jangan sampai terjadi, karena laga kedepan yang tak kalah penting bakal dijalani Timnas Indonesia.

Sumber

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==