Van Gaal : MU Lebih Membosankan Di Tangan Mourinho


“Mourinho tidak dikritik meski sepakbolanya jauh lebih membosankan” demikian komentar pedas mantan manager MU Louis Van Gaal seperti dilansir dari Sky Sports (12/12/2017). Ucapan nyinyir itu keluar dari mulut Van Gaal berdekatan dengan momen kekalahan MU dalam laga derby Manchester dari tim asuhan Pep Guardiola. Apa maksud Van Gaal melontarkan perkataan itu?
Hanya pria Belanda itu yang tahu makna komentar pedas tersebut, meski cukup mudah untuk menebak bahwa Van Gaal merasa diperlakukan tidak adil berkenaan dengan penghargaan fans MU pada kinerjanya selama membesut tim yang bermarkas di Old Trafford itu. “Kami memainkan sepakbola yang baik tetapi tidak dihargai” lanjut Van Gaal masih dilansir dari Sky Sports (12/12/2017). Benarkah demikian?
MU di era Van Gaal memang sempat dikritik sebagai tim yang membosankan karena mendominasi permainan lewat penguasaan operan bola namun sayangnya tidak sejalan dengan agresivitas mencetak gol. Fans MU jelas tidak sekedar membutuhkan dominasi permainan saja. Pada situasi dimana mereka terbiasa melihat tim kesayangannya meraih trofi juara di masa Sir Alex Ferguson, pemandangan mengangkat trofi juara jauh lebih bermakna daripada keunggulan statistik penguasaan permainan.
Pendekatan strategi Van Gaal untuk menguasai permainan memang terlihat memukau namun sayangnya tidak berujung pada kemenangan yang menjadi tujuan tim. Who Scored (12/12/2017) memperlihatkan perbandingan catatan MU pada musim perdana Van Gaal dan Mourinho. Dimusim perdana menangani MU, Van Gaal membawa Wayne Rooney dkk mencetak total 62 gol dan kebobolan 37 gol. Adapun Mourinho membawa MU mencetak 54 gol dan kebobolan 29 gol.
Secara sederhana terlihat MU lebih tajam di lini serang pada musim perdana Van Gaal dan lebih tangguh di belakang pada musim perdana Mourinho. Normalnya, fans MU akan lebih menghargai kinerja Van Gaal namun yang dibutuhkan fans MU adalah trofi juara dan itulah yang mereka dapatkan bersama Mourinho. Van Gaal boleh mengklaim tim asuhannya lebih baik namun faktanya pria Belanda itu nihil gelar di musim perdana dan hanya membawa MU lolos ke play off Liga Champions. Mourinho? Pria Portugal itu memang hanya membawa MU berakhir di posisi 6 klasemen tapi musim perdananya terbilang lebih baik berkat trofi juara Piala Liga Inggris dan Liga Europa yang memberikan bonus lolos langsung ke fase grup Liga Champions.

Photo by dailymail.co.uk
Melihat perbandingan ini, fans MU kemungkinan besar akan lebih memilih musim perdana Mourinho ketimbang musim perdana Van Gaal sebagai akhir musim yang diinginkan. Menguasai permainan namun tidak memenangkan trofi juara tidak lebih baik ketimbang bermain “membosankan” lalu mengangkat trofi juara. Fans MU sudah sangat haus gelar juara sehingga mereka “memaafkan” MU era Mourinho yang tidak seganas era Van Gaal karena ternyata keganasan tim asuhan Van Gaal hanyalah kesenangan yang bersifat semu.
“Saya selalu membawa MU memainkan sepakbola menyerang. Sekarang MU tidak melakukan itu karena Mourinho bermain sangat defensif” ujar Van Gaal masih dilansir dari Sky Sports (12/12/2017). Fans MU yang terlanjur mencintai Mourinho mungkin tidak akan peduli dengan pendapat Van Gaal ini mengingat fakta bahwa Mourinho lebih sukses memberikan gelar juara bagi tim mereka. Singkat kata, mereka akan menjawab komentar Van Gaal yang menyebut MU lebih membosankan di tangan Mourinho dengan jawaban “Terserah kata loe deh, setidaknya Mou langsung memberikan gelar juara di musim perdana"
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==