Pantas Saja Pindah Ke Indonesia, Ternyata Mario Gomez Tinggalkan Masalah Ini di Malaysia



Kedatangan Mario Gomez sebagai pelatih Persib Bandung sempat membuat heboh publik sepakbola tanah air. Tak lain karena pelatih ini telah sukses membawa klub sekelas Johor Darul Ta'zim berjaya di berbagai turnamen yang dijalaninya.

Lantas Mario Gomez memilih pindah ke Persib Bandung untuk menukangi klub kebanggaan warga Bandung ini. Namun siapa sangka jika kepindahannya dari Johor Darul Ta'zim ke Persib Bandung tak jauh dari masalah yang menimpa Gomez dengan klub lawasnya.


Dilansir dari Indosport.com (6/12/2017), Mario Gomez ternyata pernah mengatakan bahwa klub JDT tak mampu untuk membayar dirinya sebagai pelatih, dengan menuntut agar melunasi semua gaji yang belum dipenuhi alias belum dibayar sepenuhnya.



Image: Sidomi.com

Mario Gomez dan pengacaranya dengan segala bukti yang dimilikinya bahkan sudah mengajukan sengketa permasalahan tersebut ke asosiasi sepakbola dunia atau FIFA.


"Kami semua akan bertemu di pengadilan. Manajemen tak mau membayar hak saya," Ujar Mario Gomez.


Hal inilah yang akhirnya juga menimbulkan reaksi dari pihak Johor Darul Ta'zim. Pemilik dari klub JDT, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, mengklaim bahwa dirinya dan juga manajemen dari JDT tak pernah bersalah atas tuduhan tersebut. Dengan santai Tunku Ismail menanggapi ajakan secara hukum yang diminta oleh Mario Gomez.


"Silahkan jika mau tuntut saya. Tak mungkin saya melakukan apa yang dituduhkan," Ucap Tunku Ismail, yang juga merupakan seorang Putra Mahkota Johor, dikutip dari Nst.com.my(5/12/2017).

Menurut penjelasan Tunku Ismail lebih lanjut bahwa jumlah nominal yang dipermasalahkan oleh Mario Gomez sendiri yaitu sekitar 60 ribu dolar AS. Jumlah uang yang menurutnya sangat mungkin untuk dibayar oleh seorang Putra mahkota. Namun sekali lagi, masalah sudah memanas.


Sementara jika diusut lebih jauh lagi, Direktur dari Johor darul Ta'zim, Alistair Edwards mengungkapkan bahwa awal mula dari sengketa permasalahan gaji ini yaitu mengenai tanggung jawab Mario Gomez untuk memberi gaji asistennya, Raul Longhi.


Dalam surat kontrak yang pernah ditandatangani oleh pihak Mario Gomez dan juga manajemen JDT, sang asisten akan dibayar dari uang gaji Mario Gomez sendiri dan itu sudah dilakukan oleh Gomez, sampai akhirnya Gomez meminta agar manajemen langsung membayar asistennya tersebut tanpa melalui dirinya, dikutip dari Football-tribe.com (6/12/2017).


Namun Edwards sendiri menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh Gomez adalah sebuah kekeliruan. Edwards mengklaim bahwa Gomez telah memanipulasi data yang sudah ada. Dirinya juga yakin bahwa pihak JDT sama sekali tak melanggar aturan tersebut.


Beberapa bukti yang diunggah di facebook resmi klub JDT - www.facebook.com/johorsoutherntigers.com.my

"Jangan membohongi kami karena bisa merusak nama baik anda di Indonesia," Ucap Alstair Edwards.


Dengan masih adanya permasalahan di Malaysia inilah yang akhirnya juga berdampak pada Persib Bandung dimana Mario Gomez sampai saat ini belum juga memberikan pelatihan untuk klub barunya tersebut.


Terlebih lagi, Mario Gomez juga belum menentukan skuad inti yang bakal memperkuat tim Persib Bandung dalam mengarungi Liga 1 di musim yang akan datang. Semoga permasalahannya segera selesai dengan jalan keluar terbaiknya dan lekas meramaikan persepakbolaan Indonesia.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==