Manchester City yang Apes dan Beruntungnya Manchester United



Fans Manchester City pasti tak akan terima dengan judul ini. Karena faktanya City berhasil memenangkan pertandingan dan jika ditilik dari rekor pertemuan seperti dikutip dari Optajoe.com (11/07/2017) dari 19 laga pertemuan (minus pertemuan malam ini) Mourinho memang telan 8 kali kekalahan.
Namun kita bukan sedang membicarakan masa lalu dan hasil akhir. Kita sedang membicarakan 2x45 menit dinihari tadi di Old Trafford dari segi taktik kedua pelatih ini. Turunkan permainan yang hampir sama, 'parkir bus' Mourinho terbukti mampu membuat para pemain City frustasi untuk bisa bobol gawang David de Gea. Agresifitas skuat City membangun skema serangan selalu kandas di penyelesaikan akhir.
Padahal tak perlu menengok data statistik, penonton sudah bisa melihat bagaimana dominannya City. Di babak pertama saja, City memiliki 9 tembakan mengarah ke gawang seperti catatan Whoscored.com (11/12/2017) sedangkan United di half time hanya 3 peluang. Menariknya dua gol yang tercipta dari City di laga ini kesemuanya berasal dari bola mati.
Gol Silva di babak pertama lewat sepak pojok serta gol Otamendi di babak kedua lewat free kick dan 'kebodohan' Lukaku membuang bola. Sementara United meski mencetak 1 gol lewat Rashford, gol itu tercipta dari konsistensi skuat Mourinho itu bermain dengan bola direct langsung ke depan.
Belum lagi jika kita bicara keroposnya lini tengah United tanpa Paul Pogba. Tak ada kreatifitas di lini tengah United menyusun skema serangan. Matic praktis tak terlihat sepanjang laga. Sayang dengan begitu banyak kelemahan United, City tak mampu bicara banyak dari segi open play skema serangan.
Singkat kata, Manchester City hanya apes tak mampu membuat malu Manchester United dengan kebobolan banyak gol di kandang sendiri dan (masih) beruntungnya Manchester United hanya kebobolan dua gol dari sejumlah peluang yang didapat barisan depan City.

Getty Images
Jalannya Pertandingan
Permainan cepat langsung ditunjukkan kedua tim begitu wasit meniup peluit kick off babak pertama. Menit awal barisan tengah City cukup dominasi menguasai sepertiga lapangan. Permainan cepat memaksa wasit sudah memberi kartu kuning untuk Kyle Walker di menit awal pertandingan karena melanggar Ander Herrera.
Hampir sama saat melawan Arsenal, taktik parkir bus kembali diperagakan oleh Jose Mourinho. Sosok Ander Herrera di-plot bermain untuk lebih ke dalam. Eks pemain Bilbao sejak menit awal tak mendapat izin untuk naik membantu serangan.
Meski dari kubu City hampir semua pemain aktif membantu penyerangan, sosok Kevin De Bruyne layak mendapat kredit lebih. Pasalnya pemain asal Belgia ini beberapa kali mampu meringsek ke dalam kotak penalti Manchester United. Fokus pemain belakang United untuk menjaga David Silva yang jadi motor serangan City di beberapa laga terpecah karena agresifitas De Bruyne.
Skuat Red Devils sendiri hingga separuh babak pertama praktis hanya memanfaatkan skema serangan dari sisi sayap, utamanya dari seorang Jese Lingard. Tentu saja hal ini dengan mudah diantisipasi oleh Vincent Kompany dan barisan pemain belakang City lainnya. Man United bermain tanpa konsep untuk urusan menyerang.
Bahkan sosok Martial pun cukup jauh turun ke belakang. Akibatnya, skema untuk membangun serangan dari sisi Martial dengan mudah dipatahkan. Hanya seorang Lukaku menggantung di depan, dan Lingard yang sedikit naik. Taktik yang sebenarnya sudah beberapa kali ditunjukkan Mourinho di sejumlah laga terakhir Manchester United.
Tak membangun serangan dari kaki Nemanja Matic juga diperagakan skuat Manchester United. Beberapa kali Smailling memilih untuk melempar jauh bola mengharapkan body change Lukaku. Taktik bola panjang barisan pemain United padahal beberapa kali berakibat fatal dengan peluang yang diciptakan pemain City. Tercatat sejak menit pertama, dua kali pemain United melakukan taktik tersebut dan dua kali juga City mendapat shoot on target usai patahkan taktik itu.
Kesabaran skuat City berbuah hasil. Setelah beberapa kali peluang mereka digagalkan David de Gea yang masih bermain 'sendirian', City berhasil memecah kebuntuan setelah David Silva membobol gawang rekannya di Timnas Spanyol itu memanfaatkan sepak pojok. United tak butuh lama untuk menyamakan kedudukan. Memanfaatkan kesalahan Otamendi mangantisipasi bola lambung pemain United, Marcus Rashford yang di-plot Mourinho lebih bebas mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

@ManUTD
Di babak kedua, United tak melakukan banyak perubahan. Agresifitas dan kreatifitas tak terlihat. Justru City yang terus menekan lini belakang United, pun meski mereka sudah unggul 2-1 di menit awal babak pertama lewat Otamendi memanfaatkan bola liar sepakan Lukaku di dalam kotak penalti de Gea.

@ManCity
Masuknya Ibrahimovic di babak kedua gantikan Lingard serta Juan Mata gantikan Ander Herrera memang sempat menambah agresifitas Manchester United. Bahkan gawang Ederson hampir saja kebobolan oleh Juan Mata memanfaatkan bola rebound sepakan Lukaku.

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==