Terbongkar! Pelaksana Proyek E-KTP Diduga Alihkan Uang 2 Juta Dollar AS ke Singapura

ilustrasi



Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengira ada upaya mengalihkan uang 2 juta dollar AS yang dilakukan PT Quadra Solutions, salah satu pelaksana proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik ( e-KTP).

Dalam persidangan dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/9/2017), jaksa KPK mengonfirmasi hal tersebut kepada salah satu saksi dari PT Quadra Solutions, Willy Nusantara Najoan.

“Apakah ada transfer dari Pak Made Oka Masagung?” ujar jaksa KPK Abdul Basir.

Willy mengakui adanya transfer tersebut. Menurut dia, Anang Sugiana Sudihardjo selaku Direktur Utama PT Quadra Solutions awalnya membeli perusahaan di Singapura.

Perusahaan itu kemudian digunakan untuk berinvestasi.

Menurut Willy, pada final 2012,  perusahaan di Singapura tersebut mengirimkan 2 juta dollar AS kepada Made Oka.

Uang yang berasal dari PT Quadra itu ditujukan kepada Delta Energy Singapore.

“Itu untuk beli saham neural pharmaceutical. Itu perusahaan riset obat,” kata Willy.

Menurut Willy, setelah satu tahun, investasi tersebut dibatalkan. Made Oka kemudian mengembalikan uang tersebut.

Uang 2 juta dollar AS itu berasal dari deviden atau keuntungan yang diperoleh PT Quadra Solutions dari beberapa proyek.

Namun, ia mengakui bahwa pada ketika itu proyek terbesar yang ditangani PT Quadra yaitu proyek e-KTP.

Meski demikian, jaksa KPK mengira perusahaan yang diinvestasikan oleh Anang di Singapura itu bukan perusahaan riil, alias perusahaan cangkang.

“Membeli perusahaan itu yang kami yakini itu paper company, bukan perusahaan nyata. Makara perusahaan riil nya ada, nah ini menyerupai perusahaan abal-abalnya,” kata jaksa KPK Irene Putrie.

Kompas TV Berubah dari isi dakwaan, putusan yang dibaca majelis hakim tidak sekalipun menyebut nama Setya Novanto

sumber: citizendaily

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terbongkar! Pelaksana Proyek E-KTP Diduga Alihkan Uang 2 Juta Dollar AS ke Singapura"

Post a Comment