Tak Terima Dipecat, Rektor UNJ Polisikan Menristek Dikti


Tak Terima Dipecat, Rektor UNJ Polisikan Menristek Dikti

- Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Profesor Djaali yang dipecat Pemerintah melaporkan Menristek Dikti M Nasir ke Bareskrim Polri. Pasalnya Djaali tidak merasa melaksanakan tuduhan plagiat yang membuatnya layak dicopot.

"Ditujukan kepada menteri, alasannya yaitu menyatakan jual beli ijazah di UNJ. Padahal tidak pernah ada yang dituduhkan dia, siap bersaksi," kata kuasa hukum Djaali, Frans Aryatna, di Bareskrim Mabes Polri, Gedung KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Laporan itu dikuasakan Djaali ke penasihat hukumnya, Frans dan Agus Kilikily, yang datang sekitar pukul 13.10 WIB. Djaali sendiri tak hadir dalam laporan ini.

Selain melaporkan M Nasir, Frans mengaku melaporkan Ketua Tim Independen Kemenristek Dikti Ali Ghufron Mukti dan juga beberapa media online. Frans mengatakan kliennya keberatan dicopot dengan tudingan plagiat.

"Ali Ghufron (karena menyebut) terjadi plagiator jual beli ijazah. Itu kan tidak benar, (ngomong) di media," jelasnya.

Frans mengatakan kliennya tak merasa melaksanakan plagiat. Dia menyebut sampai ketika ini Djaali masih bertahan dengan jabatannya.

"Senat mendukung Djaali tetap bertahan alasannya yaitu alasan (pencopotan) tidak jelas. Hanya berdasar plagiat toh. Saat ini masih (bertahan)," kata Frans.

Frans menyebut baik Menristekdikti, Ali Ghufron maupun media online disangkakan melaksanakan fitnah dan pencemaran nama baik, serta melanggar UU ITE.

Sebelumnya, Ketua Tim Independen Kemenristek Dikti Ali Ghufron Mukti mengatakan pencopotan jabatan rektor Djaali setelah dilakukan penelusuran dan pendalaman. Tim independen mendalami temuan sebelumnya oleh Tim Evaluasi Kinerja Akademik (EKA).

"Sehingga Pak Djaali sudah tidak lagi menjabat," ujar Ali dalam keterangan pers dari Forum Alumni UNJ (Forluni) yang diterima detikcom, Rabu (27/9).

Polemik kasus yang menjerat rektor UNJ bermula dari temuan tim EKA soal plagiasi atas disertasi mantan gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam. Nur sendiri kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Tak berhenti di Nur Alam saja kasus itu. Tim EKA juga menemukan kasus plagiasi serupa di beberapa mahasiswa doktor yang juga pejabat asal Sultra.

Djaali juga sebelumnya telah dilaporkan oleh Aliansi Dosen UNJ ke Ombudsman RI. Laporan tersebut terkait adanya praktik-praktik KKN yang diduga dilakukan oleh Rektor UNJ. [beritaislam24h.info / dtk]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tak Terima Dipecat, Rektor UNJ Polisikan Menristek Dikti"

Post a Comment