Hasil Aksi 169, PKS Salurkan Dana Rp 1,2 M untuk Rohingya


Hasil Aksi 169, PKS Salurkan Dana Rp 1,2 M untuk Rohingya

- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku telah menyalurkan dana kemanusiaan Rohingya sebanyak Rp 1,2 miliar kepada lembaga donor yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM).

Dana untuk pengungsi Rohingya ini diterima secara simbolis oleh perwakilan dari DD, PKPU, dan Laziz Dewan Dakwah di Gedung MD DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (25/09/2017).

Sekretaris Jenderal DPP PKS, Mustafa Kamil, menuturkan, dana ini berasal dari penggalangan pada Aksi Bela Rohingya 169 yang diikuti beberapa ormas, Sabtu (16/09/2017) lalu di Jakarta Pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada masyarakat yang hadir dalam Aksi Bela Rohingya dan menitipkan amanah tunjangan untuk saudara kita Rohingya yang dipaksa meninggalkan tanah tempat tinggalnya,” ujar Mustafa kepada wartawan termasuk hidayatullah.com.

Mustafa menambahkan, seluruh amanah dari akseptor agresi itu disalurkan melalui tiga lembaga yang telah bernaung dalam keanggotaan AKIM tersebut.

Sementara itu, Direktur Crisis Center for Rohingya (CC4R) PKS, Sukamta, menuturkan, tunjangan yang diberikan kepada masyarakat Rohingya yaitu upaya dari masyarakat Indonesia secara komprehensif.

“Aksi yang kita lakukan diperlukan supaya menawarkan tekanan kepada pemerintah Myanmar dan dunia internasional untuk menghentikan tindakan pengusiran dan kekerasan sampai mereka harus hidup di pengungsian,” ujarnya.

Menurutnya, CC4R PKS di seluruh Indonesia sudah bergerak dengan melaksanakan agresi dan mengumpulkan tunjangan kemanusiaan.

Di luar dana kemanusiaan Aksi Bela Rohingya 169 itu, katanya, CC4R PKS sudah menyalurkan tunjangan senilai Rp 3,8 m bekerja sama dengan lembaga donor di kawasan masing-masing perwakilan PKS.

“Untuk menitipkan amanah tunjangan ke masyarakat Rohingya,” tutur anggota Komisi I DPR RI ini. [htl]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hasil Aksi 169, PKS Salurkan Dana Rp 1,2 M untuk Rohingya"

Post a Comment